Blog

  • Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Tanjung Karang Timur Ajak Warga Kedamaian Peduli Generasi Muda

    Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Tanjung Karang Timur Ajak Warga Kedamaian Peduli Generasi Muda

    Suasana malam di Kantor Kelurahan Kedamaian, Selasa (11/6/2024), terasa berbeda. Ruang pertemuan yang biasanya digunakan untuk urusan administrasi warga malam itu dipenuhi orang tua, remaja, dan tokoh masyarakat. Mereka berkumpul untuk satu tujuan — menjaga anak-anak Kedamaian agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja yang kian marak.

    (Balamnetwork.com): Di hadapan warga, Kapolsek Tanjung Karang Timur Kompol Kurmen Rubiyanto, S.H., M.M. mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak.

    “Kami mengajak para orang tua untuk lebih peduli terhadap anak-anaknya. Jangan sampai mereka terjerumus dalam hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri dan masa depan mereka,” ujarnya.

    Kurmen menegaskan, kegiatan pembinaan dan penyuluhan ini merupakan bagian dari upaya cooling system Polsek Tanjung Karang Timur, guna meminimalisir potensi tawuran antar kelompok remaja yang belakangan meningkat di beberapa wilayah kota.

    “Kami sengaja hadirkan para remaja dan orang tuanya malam ini, agar mereka sama-sama memahami dampak dari kenakalan remaja,” tambahnya. Ia juga berpesan agar generasi muda tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang berujung pada tindakan anarkis.

    “Jangan mudah terpancing hal-hal yang menyimpang. Sekali salah langkah, masa depan bisa hancur,” kata Kurmen dengan nada tegas namun hangat. Kapolsek mendorong agar anak-anak muda Kedamaian mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan kerja sukarela. Menurutnya, wadah semacam itu bisa menjadi ruang tumbuh yang sehat dan produktif bagi remaja.

    Kegiatan malam itu dihadiri oleh Camat Kedamaian, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pemuda Kelurahan Kedamaian. Kehadiran lintas elemen ini menegaskan bahwa menjaga generasi muda bukan hanya tugas polisi — tapi tanggung jawab bersama.(*)

  • Cegah Banjir, Pemkot Bandar Lampung Perlebar Sungai di Gang Sawo

    Cegah Banjir, Pemkot Bandar Lampung Perlebar Sungai di Gang Sawo

    Pemerintah Kota Bandar Lampung terus memperkuat langkah antisipasi banjir dengan memperlebar aliran sungai di kawasan Gang Sawo, Kecamatan Tanjung Karang Barat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya terpadu menjaga kelancaran arus air saat hujan dengan intensitas tinggi.

    (Balamnetwork.com): Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan Pemkot telah membeli lahan di sekitar Gang Sawo agar pelebaran sungai bisa dilakukan tanpa hambatan. “Untuk antisipasi banjir, kami sudah beli tanah di Gang Sawo supaya aliran sungainya bisa diperlebar lagi,” ujar Eva, Selasa (25/2/2025).

    Ia menjelaskan, sejumlah langkah pencegahan sudah dilakukan sebelumnya, mulai dari program Grebek Sungai, pembersihan aliran air, hingga peninggian tanggul di beberapa titik rawan genangan.

    “Segala upaya sudah kita lakukan. Tapi kalau hujan ekstrem datang bersamaan di banyak titik, kadang tetap menimbulkan genangan. Yang penting pemerintah harus cepat turun memberi pertolongan pertama,” jelasnya.

    Sejak banjir melanda pada Sabtu (24/2), personel dari BPBD, Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan Damkar terus siaga di lapangan membantu warga terdampak, termasuk pembersihan lumpur dan distribusi logistik dasar.

    Selain membenahi infrastruktur sungai, Eva juga mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan sistem drainase saat membangun rumah dan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai. “Kalau drainasenya baik dan sungainya bersih, luapan air bisa dicegah. Jadi tolong warga ikut menjaga,” tegasnya.

    Sebagai bentuk perhatian, Pemkot Bandar Lampung juga telah menyiapkan dana Rp1,5 miliar untuk membantu perbaikan rumah warga yang terdampak banjir di lima kecamatan. “Yang kita bantu adalah rumah-rumah yang kemasukan air sampai sedalam lutut orang dewasa,” jelas Eva.

    Bantuan tersebut disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang dialami warga.
    “Kalau rusak parah, misalnya tembok jebol, bantuannya bisa sampai Rp20 juta. Untuk kerusakan ringan tetap kita bantu sesuai kondisi,” tambahnya.

    Langkah cepat ini diharapkan dapat memulihkan kondisi warga sekaligus memperkuat kesiapsiagaan kota menghadapi musim hujan yang masih berlangsung.(*)

  • Babinsa dan Damkar Kolaborasi Cepat Padamkan Kebakaran di Durian Payung

    Babinsa dan Damkar Kolaborasi Cepat Padamkan Kebakaran di Durian Payung

    Sinergi antara Babinsa Koramil 410-05/Tanjung Karang Pusat dan tim Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung berhasil mencegah meluasnya kebakaran rumah warga di Jalan Batu Besar, Gang Said, Kelurahan Durian Payung, Rabu (5/11/2025) siang.

    (Balamnetwork.com): Peristiwa bermula sekitar pukul 14.10 WIB, ketika Rangga, anak dari pemilik rumah Sukiman, terbangun dan mendapati api sudah membesar di bagian dapur. Warga yang panik berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kobaran cepat menjalar dan sulit dikendalikan.

    Ketua RT 03 Lingkungan II, Amaludin, segera menghubungi tim Damkar Kota Bandar Lampung. Tak lama berselang, tiga unit mobil pemadam tiba di lokasi: satu unit RAN Supply Pos Siaga Langkapura dan dua unit RAN Banteng dari Mako Tendean.

    Bersama Babinsa Sertu Edwin, petugas damkar dan warga bergotong-royong menaklukkan api. Dalam waktu sekitar 20 menit, kobaran berhasil dipadamkan setelah menghabiskan tiga tangki air dengan melibatkan 20 personel di lapangan.

    Babinsa Sertu Edwin menjelaskan, api membakar habis bagian dapur dan beberapa perabot rumah tangga, termasuk televisi, lemari, dan kompor gas. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian material di bagian dapur,” ujar Edwin di lokasi kejadian.

    Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Namun, situasi pascakebakaran dipastikan aman berkat respon cepat dan koordinasi antarlembaga.

    Camat Tanjung Karang Pusat, Lurah Kelapa Tiga Permai, Bhabinkamtibmas, perangkat RT, Linmas, dan tim Damkar turut hadir memantau langsung penanganan di lapangan.

    Sinergi cepat antara TNI, Damkar, dan warga menjadi bukti nyata kolaborasi kemanusiaan di tengah kota—bahwa gotong royong dan respon tanggap tetap menjadi kekuatan utama Bandar Lampung dalam menghadapi keadaan darurat.(*)

  • Camat Way Halim dan Puskesmas Turun Langsung, Hadir untuk Warga Kecil

    Camat Way Halim dan Puskesmas Turun Langsung, Hadir untuk Warga Kecil

    Kecamatan Way Halim bersama Puskesmas Way Halim turun langsung ke permukiman warga kurang mampu di RT 04 Lingkungan 1, Kelurahan Jagabaya 3, Kota Bandar Lampung, Kamis (21/8/2025).

    (Balamnetwork.com): Langkah ini menjadi bentuk perhatian pemerintah kota terhadap masyarakat kecil yang kesulitan mengakses layanan kesehatan dan bantuan sosial. Camat Way Halim Darwono menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Bandar Lampung agar tidak ada satu pun warga yang sakit tanpa penanganan dari pemerintah.

    “Hari ini kami mendatangi warga di RT 04, terutama mereka yang hidup dalam keterbatasan. Kami lakukan pemeriksaan kesehatan langsung di tempat,” ujar Darwono.

    Selain layanan kesehatan, tim kecamatan juga menyalurkan bantuan sembako berupa beras kepada warga yang membutuhkan. Darwono menegaskan, kunjungan ini bukan sekadar formalitas, tapi bentuk nyata kepedulian agar masyarakat tetap sehat dan lingkungan bersih.

    “Kami ingin memastikan masyarakat Way Halim sehat dan terus bergotong royong mendukung program Pemkot Bandar Lampung,” tambahnya. Ia juga mengimbau agar warga yang membutuhkan bantuan segera melapor ke ketua RT agar bisa segera ditindaklanjuti pihak kelurahan atau kecamatan.

    Sementara itu, Kepala Puskesmas Way Halim drg. Darma Dian Nora menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan kini tidak hanya dilakukan di fasilitas puskesmas, tetapi juga secara langsung ke rumah-rumah warga.

    “Sesuai laporan dari lurah, ada warga lansia yang sakit dan sulit datang ke puskesmas. Maka kami yang datang, sekaligus antar obat langsung ke rumah mereka,” jelas Darma.

    Program ini juga melibatkan Pos Kesehatan Kelurahan (Poskel) untuk memantau kondisi warga dan memastikan distribusi obat berjalan lancar.

    Langkah jemput bola ini menjadi upaya bersama antara kecamatan, kelurahan, dan puskesmas agar pelayanan kesehatan semakin merata dan tidak ada lagi warga yang luput dari perhatian—terutama mereka yang tinggal di lingkungan padat dan kurang layak.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Way Halim Darwono, Lurah Jagabaya 3 Darwin, Kepala Puskesmas Way Halim drg. Darma Dian Nora, serta unsur Bhabinkamtibmas dan Babinsa.(*)

  • Warga Tanjung Senang Apresiasi Langkah Cepat Pemkot Bandar Lampung Tangani Banjir

    Warga Tanjung Senang Apresiasi Langkah Cepat Pemkot Bandar Lampung Tangani Banjir

    Langkah cepat Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menangani banjir di Kecamatan Tanjung Senang mendapat apresiasi dari warga. Sejak hujan deras yang melanda kawasan itu pada Sabtu malam, tim gabungan dari Pemkot bergerak sigap membantu proses evakuasi dan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak.

    (Balamnetwork.com): Alni Kairuloh, warga Kelurahan Pematang Wangi, menceritakan bagaimana tim dari Pemkot datang di tengah malam untuk mengevakuasi warga. “Sabtu malam itu tim gabungan dari Pemkot datang, kasih bantuan dan bawa kami ke tempat aman,” ujarnya, Selasa (25/2/2025).

    Menurut Alni, hingga air mulai surut, tim gabungan dari BPBD, DLH, Dinas PU, dan Damkarmat tetap bertahan di lokasi membantu warga membersihkan rumah dan jalan dari sisa lumpur. “Dari hari Sabtu sampai sekarang mereka masih di sini, bantu bersihin lumpur dan sampah,” tambahnya.

    Hal senada disampaikan Ridwan, warga Tanjung Senang lainnya, yang mengaku terbantu dengan kehadiran tim Pemkot di lapangan. “Tim Bunda Eva benar-benar bekerja. Terima kasih untuk bantuannya, Bunda Eva,” katanya.

    Untuk meringankan beban warga, Pemkot Bandar Lampung menurunkan petugas untuk membantu pembersihan rumah yang terdampak, mengeruk sedimen sungai, serta mengangkut tumpukan sampah yang terbawa arus banjir.

    Wali Kota Eva Dwiana memastikan seluruh jajaran perangkat daerah turun langsung membantu warga. “Bunda minta semua OPD, camat, dan lurah turun ke wilayahnya masing-masing. Kita punya grup WhatsApp khusus untuk laporan kondisi di lapangan,” jelas Eva melalui sambungan telepon.

    Ia juga menegaskan agar setiap dinas tetap siaga hingga kondisi benar-benar pulih. “Dinas PU hari ini fokus normalisasi sungai, DLH bersihkan sampah, sementara BPBD dan Damkarmat menyalurkan air bersih,” tegasnya.

    Langkah cepat ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran pemerintah kota bukan hanya dalam kebijakan, tapi juga dalam aksi — bersama warga, di tengah genangan yang kini mulai surut, menuju Bandar Lampung yang tangguh dan sigap menghadapi bencana.(*)

  • Pemkot Perbaiki Jalan Rusak di Sukabumi, Gunakan Rigid Beton untuk Ketahanan Jangka Panjang

    Pemkot Perbaiki Jalan Rusak di Sukabumi, Gunakan Rigid Beton untuk Ketahanan Jangka Panjang

    Pemerintah Kota Bandar Lampung terus memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah kota. Kali ini, perbaikan dilakukan di Jalan Pangeran Tirtayasa dan Jalan Alimuddin Umar di Kecamatan Sukabumi.

    (Balamnetwork.com): Proyek sepanjang lebih dari dua kilometer ini menggunakan konstruksi rigid beton, jenis perkerasan yang dikenal kuat dan mampu menahan beban kendaraan berat yang melintas setiap hari.

    Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meninjau langsung pengerjaan di Jalan Tirtayasa, Kamis (19/6). “Jalan Pangeran Tirtayasa kita perbaiki sepanjang satu kilometer dengan konstruksi rigid beton. Setelah itu, dilanjutkan ke Jalan Alimuddin Umar di Kelurahan Campang Jaya sepanjang satu kilometer,” ujar Eva.

    Menurutnya, perbaikan ini juga mencakup akses menuju Kantor Kelurahan Campang Raya serta jalur distribusi elpiji Pertamina, termasuk jalan penghubung ke perumahan warga di sekitar lokasi. “Jadi totalnya lebih dari dua kilometer yang kita benahi,” lanjutnya.

    Eva menegaskan, setiap proyek pembangunan harus melalui tahapan sesuai prosedur, namun pihaknya berkomitmen menyelesaikan seluruh program yang telah dianggarkan pada tahun ini. “Semuanya yang sudah dianggarkan, insyaAllah selesai dikerjakan tahun ini,” tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, menjelaskan bahwa perbaikan Jalan Tirtayasa menelan anggaran sekitar Rp5 miliar. “Jalan ini dilewati truk besar setiap hari, jadi kita gunakan rigid beton agar lebih tahan lama,” katanya.

    Melalui perbaikan ini, Pemkot berharap masyarakat dapat menikmati jalan yang lebih nyaman, aman, dan tahan lama — sebagai bagian dari upaya mewujudkan Bandar Lampung yang tertata dan berdaya guna bagi semua warganya.(*)

  • Posyandu Gedong Meneng Rutin Layani Bayi, Balita, dan Ibu Hamil

    Posyandu Gedong Meneng Rutin Layani Bayi, Balita, dan Ibu Hamil

    Posyandu Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, terus aktif memberikan pelayanan kesehatan bagi bayi, balita, dan ibu hamil.

    (Balamnetwork.com): Kegiatan rutin bulanan ini menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk memantau tumbuh kembang anak dan menjaga kesehatan ibu hamil.

    Pada pelaksanaan posyandu, Kamis (6/6/2024) pagi, puluhan warga tampak hadir membawa anak-anak mereka. Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga medis dari Puskesmas Rajabasa Indah, Puskesmas Pembantu (Pustu), dan Poskeskel Gedong Meneng.

    Selain pemeriksaan kesehatan, para ibu juga mendapat penyuluhan seputar gizi, pola asuh, dan perawatan ibu hamil dari para bidan kelurahan: Fitriana, Nova, Okta, dan Maya. “Posyandu ini sangat penting untuk meningkatkan kesehatan anak dan ibu hamil di Gedong Meneng,” ujar Lurah Gedong Meneng Hery Wahyudi, didampingi Ketua PKK Kelurahan Wiwin Erika Putri.

    Hery menjelaskan, kegiatan posyandu digelar lima kali setiap bulan secara bergiliran di berbagai RT dan lingkungan. Tujuannya untuk menjangkau seluruh warga tanpa terkecuali. “Selain pemeriksaan, kami juga memantau perkembangan balita serta mengumpulkan data kesehatan untuk bahan penyusunan program,” jelasnya.

    Bagi warga, keberadaan posyandu menjadi sarana yang sangat membantu. Erista, salah satu ibu balita, mengaku terbantu dengan pemeriksaan rutin dan penyuluhan yang diberikan. “Posyandu ini sangat bermanfaat. Saya jadi tahu cara merawat anak yang benar dan bisa cek kesehatan anak tanpa jauh-jauh ke puskesmas,” tuturnya.

    Hal senada disampaikan Nova (31), ibu dua anak yang rutin mengikuti posyandu. “Saya jadi lebih paham soal gizi dan tumbuh kembang anak. Semoga posyandu ini terus berjalan setiap bulan,” ujarnya.

    Dengan partisipasi aktif warga dan dukungan pemerintah kelurahan, Posyandu Gedong Meneng menjadi contoh sinergi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Upaya sederhana namun berkelanjutan ini menjadi fondasi penting menuju Bandar Lampung yang sehat, peduli, dan sejahtera.(*)

  • Wali Kota Eva Dwiana Buka Porcam Panjang, Dorong Lahirnya Atlet Muda Bandar Lampung

    Wali Kota Eva Dwiana Buka Porcam Panjang, Dorong Lahirnya Atlet Muda Bandar Lampung

    Suasana meriah menyelimuti Lapangan Baruna, Kecamatan Panjang, saat Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana membuka secara resmi Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam), Minggu (11/8/2024).

    (Balamnetwork.com): Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Porcam se-Kota Bandar Lampung yang bertujuan mempererat silaturahmi dan menjaring bibit atlet berprestasi dari setiap kecamatan.

    Camat Panjang Henry Satria Jaya mengucapkan terima kasih atas kehadiran sekaligus dukungan Wali Kota dalam membuka kegiatan olahraga tahunan ini. “Terima kasih kepada Ibu Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana yang telah hadir membuka Porcam Panjang dan melantik saya sebagai Ketua Porcam. Ini kehormatan besar bagi kami,” ujarnya.

    Acara pembukaan dihadiri jajaran pejabat dan tokoh kota, di antaranya Kapolsek Panjang Kompol Martono, perwakilan Kodim 0410, Kadis Pendidikan Eka Afriana, Kadis Pemuda dan Olahraga, Asisten I Maidasari, serta pengurus KONI dan para camat se-Kota Bandar Lampung.

    Ratusan warga tampak antusias menyaksikan jalannya kegiatan yang berlangsung sejak sore hari. Dalam sambutannya, Eva Dwiana menegaskan bahwa Porcam bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga wadah kebersamaan dan pembinaan mental generasi muda.

    “Melalui Porcam ini, kita ingin memperkuat tali silaturahmi sekaligus menemukan bibit-bibit atlet berprestasi yang nantinya bisa membawa nama baik Kota Bandar Lampung hingga tingkat nasional,” katanya.

    Pada kesempatan itu, Wali Kota juga melantik Camat Panjang Henry Satria Jaya sebagai Ketua Porcam Kecamatan Panjang. Ia berharap, kepengurusan baru ini mampu menjalankan tugas dengan baik dan menumbuhkan semangat olahraga di masyarakat. “Semoga Porcam Panjang menjadi contoh bagi kecamatan lain dalam membina atlet lokal dan mempererat rasa persaudaraan warga,” tambahnya.

    Tercatat delapan kelurahan di Kecamatan Panjang turut berpartisipasi dalam ajang ini, yakni Panjang Utara, Srengsem, Panjang Selatan, Maritim, Pidada, Way Lunik, Ketapang, dan Ketapang Kuala.

    Berbagai cabang olahraga dipertandingkan selama kegiatan berlangsung, mulai dari futsal, voli, bulu tangkis, hingga lomba tradisional yang melibatkan masyarakat. Dengan dukungan pemerintah dan antusiasme warga, Porcam Panjang diharapkan menjadi titik awal lahirnya atlet muda yang mengharumkan nama Kota Tapis Berseri di masa mendatang.(*)

  • Sinergi Langkapura dan Bank Sampah: Gerakan Ibu-Ibu Wujudkan Bandar Lampung Bersih

    Sinergi Langkapura dan Bank Sampah: Gerakan Ibu-Ibu Wujudkan Bandar Lampung Bersih

    Upaya mewujudkan Bandar Lampung Bersih mulai mendapat langkah nyata di Kecamatan Langkapura. Melalui sinergi bersama Bank Sampah Emak.id, warga, terutama para ibu rumah tangga, kini aktif memilah dan menabung sampah dari rumah.

    (Balamnetwork.com): Langkah ini menjadi bagian dari gerakan yang diinisiasi Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan asri. Camat Langkapura Andi Saputra Kesuma menyebut, pembentukan kelompok ibu-ibu penggiat bank sampah di tiap RT adalah bentuk partisipasi nyata masyarakat dalam pengelolaan sampah.

    “Gerakan pembentukan kelompok kecil ibu-ibu penggiat Bank Sampah harus dibentuk di setiap RT. Ini langkah konkret agar warga ikut terlibat langsung menangani sampah,” ujar Andi.

    Sinergi ini menggandeng Bank Sampah Emak.id, lembaga induk bank sampah di Provinsi Lampung yang kini menaungi lebih dari 6.000 nasabah aktif di Kota Bandar Lampung. Di Langkapura sendiri, tercatat sekitar 300 ibu-ibu sudah rutin menabung sampahnya.

    Founder Bank Sampah Emak.id Agus Solihin mengapresiasi dukungan penuh dari pihak kecamatan, kelurahan, dan para ketua RT yang ikut mengawal pembentukan kelompok hingga ke tingkat rumah tangga. “Dukungan dari camat, lurah, dan ibu-ibu PKK ini luar biasa. Mereka bukan hanya mendukung di atas kertas, tapi ikut turun langsung menggerakkan warga,” katanya.

    Ketua PKK Kecamatan Langkapura Ria Mayasari, S.E. juga menegaskan pentingnya membangun kesadaran sejak rumah tangga. Ia menilai kebiasaan memilah dan menabung sampah dapat membentuk budaya baru yang lebih peduli lingkungan. “Kita mulai dari rumah dulu. Kalau sudah jadi kebiasaan di keluarga, otomatis jadi budaya di masyarakat,” ujarnya.

    Gerakan ini diharapkan dapat menjadi model pengelolaan sampah berbasis komunitas di Bandar Lampung. Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat, Langkapura perlahan menegaskan diri sebagai kecamatan pelopor gerakan sadar lingkungan di Kota Tapis Berseri.(*)

  • Warga Ragom Gawi 1 Sambut Gembira Perbaikan Jalan di Kemiling

    Warga Ragom Gawi 1 Sambut Gembira Perbaikan Jalan di Kemiling

    Warga Ragom Gawi 1, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, menyambut gembira pembangunan dan peningkatan kualitas jalan di wilayah mereka.

    (Balamnetwork.com): Proyek ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat yang selama ini berharap pada perbaikan infrastruktur dasar di lingkungan perumahan mereka.

    Perbaikan dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), sebagai bagian dari program peningkatan jalan lingkungan. Warga menilai langkah cepat pemerintah kota di bawah kepemimpinan Wali Kota Eva Dwiana telah menjawab kebutuhan mereka.

    “Perbaikan jalan ini sangat membantu kami. Semoga ini menjadi contoh bagi wilayah lain di Bandar Lampung,” ujar salah satu warga Ragom Gawi 1, Selasa (12/11/2025). Suasana gembira tampak di sekitar lokasi. Anak-anak terlihat bermain di tepi jalan yang kini lebih rapi, sementara kendaraan warga melintas lebih lancar tanpa lagi terguncang lubang jalan.

    Warga berharap pembangunan ini tidak berhenti di Kemiling saja, tetapi menjadi awal percepatan pemerataan infrastruktur di seluruh penjuru kota.

    Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menanggapi aspirasi masyarakat dan memperbaiki fasilitas publik. Tujuannya sederhana: memberi rasa nyaman dan aman bagi warga, serta memperkuat fondasi ekonomi melalui akses jalan yang lebih baik.(*)